Tumpek Kandang
Hari suci ini melambangkan ungkapan rasa syukur umat manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yang bermanifestasi sebagai Sang Hyang Siwa Pasupati atau Sang Hyang Rare Angon, pelindung hewan) atas peran penting hewan dalam kehidupan sehari-hari serta menjaga keseimbangan ekologi.
Perayaan ini juga mencerminkan filosofi Hindu Bali Tri Hita Karana, yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan antara manusia, alam—termasuk hewan—dan Sang Pencipta.
