Zamna Bali 2026
Zamna Bali 2026
Zamna hadir di Bali selama dua hari pada 17 dan 18 Oktober 2026, mengambil alih amfiteater tebing Savaya di Uluwatu — acara musik elektronik terbesar yang telah dikonfirmasi di pulau ini menjelang akhir tahun.
Festival ini lahir pada 2017 di hutan di luar Tulum, digelar di sekitar cenote — lubang runtuhan batu kapur yang diyakini bangsa Maya sebagai gerbang menuju dunia bawah. Sejak itu Zamna tumbuh menjadi salah satu waralaba musik dansa global sejati, menggelar edisi di Ibiza, Miami, Dubai, Madrid, São Paulo, dan Mesir, serta menarik lebih dari 160.000 pengunjung setiap tahun dari lebih dari 120 negara. Ciri khas Zamna adalah malam kurasi: alih-alih satu daftar penampil yang seragam, setiap sesi diserahkan kepada sebuah label atau kolektif — Afterlife, Keinemusik, Circoloco, dan CORE dari Tomorrowland di antaranya — sehingga tidak ada dua hari yang terasa sama.
Savaya adalah panggung yang luar biasa cocok untuknya. Venue ini berdiri 100 meter di atas Samudra Hindia di tebing Pecatu, dibangun mengelilingi Cube dan deretan kolam di tepi tebing, dan telah dinobatkan sebagai klub nomor satu di Asia. Menukar cenote di hutan Meksiko dengan tanjung batu kapur Bali adalah persis jenis lanskap yang selalu diburu Zamna.
Pintu dibuka pukul 15.00 pada hari Sabtu dan pukul 13.00 pada hari Minggu, dengan DJ pendukung tampil sepanjang sore menuju set utama di kedua hari. Tiket early bird seharga Rp 700.000 untuk Sabtu dan Rp 600.000 untuk Minggu, sementara tiket terusan dua hari seharga Rp 1.000.000 — pilihan yang jelas jika Anda berniat menjalani akhir pekan ini sepenuhnya. Daftar penampil lengkap belum diumumkan saat tulisan ini dibuat; periksa laman venue atau Megatix menjelang tanggal acara.
Catatan praktis: acara ini khusus 21 tahun ke atas dan wajib menunjukkan identitas berfoto yang sah — pihak manajemen berhak menolak masuk. Tiket tidak dapat dikembalikan, tidak dapat dipindahtangankan, dan tidak dapat ditingkatkan menjadi sofa pada malam acara, jadi pastikan pilihan Anda sebelum membeli. Lalu lintas menuju Uluwatu pada akhir pekan bulan Oktober sangat padat; sediakan waktu 90 menit atau lebih dari Canggu atau Seminyak, rencanakan perjalanan pulang Anda sejak awal, dan kenakan busana smart casual — aturan berpakaian ditegakkan dan pakaian pantai tidak akan diizinkan.