Hari Saraswati 2026
Hari Saraswati 2026
Hari Saraswati adalah salah satu hari perayaan paling luas dalam kalender Hindu Bali — hari rasa syukur kepada Dewi Saraswati, dewi ilmu pengetahuan, seni, dan kebijaksanaan. Jatuh pada hari terakhir (Saniscara Umanis Watugunung) dari siklus Pawukon 210 hari, hari ini menandai momen refleksi dan penghormatan terhadap ilmu pengetahuan dalam segala bentuknya.
Pada hari ini, buku-buku, lontar suci, dan bahan-bahan tertulis mendapatkan persembahan yang indah — bunga, dupa, dan tempat persembahan kecil yang diletakkan di atas tumpukan buku pelajaran, kitab suci, dan naskah daun lontar. Sekolah, pura, kantor pemerintahan, dan pekarangan keluarga semuanya berpartisipasi. Dalam tradisi yang mungkin mengejutkan pengunjung, membaca dan menulis secara tradisional dilarang pada Hari Saraswati itu sendiri — pengingat bahwa ilmu pengetahuan layak untuk dihormati, bukan sekadar dikonsumsi.
Hari Saraswati dirayakan di seluruh pulau, namun paling terlihat di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan, di mana para siswa mengenakan pakaian adat Bali dan membawa persembahan untuk buku-buku mereka. Pura Jagatnatha — pura negara — mengadakan upacara besar di Denpasar, dan pura-pura di seluruh Bali mengadakan doa Saraswati di pagi hari. Pagi berikutnya adalah Banyu Pinaruh, mandi penyucian ritual di laut atau sumber mata air suci.
Bagi pengunjung yang berada di Bali pada 31 Oktober 2026, Hari Saraswati menawarkan jendela luar biasa ke dalam kehidupan spiritual Bali. Carilah persembahan warna-warni yang diletakkan di samping buku dan tas sekolah, serta siswa-siswa berpakaian putih yang memenuhi halaman pura. Jika Anda berada di dekat sekolah atau kompleks pura Jagatnatha di Denpasar, upacara pagi terbuka dan menyambut pengamat yang sopan.