17 May 2026 1 min read No comments

Ngurupuk Parade

Ngurupuk Parade

Parade Ngurupuk — juga dikenal sebagai Pengerupukan — adalah perayaan paling meriah dalam kalender Hindu Bali, berlangsung pada malam sebelum Hari Raya Nyepi. Di seluruh penjuru pulau, dari gang-gang desa hingga jalan utama kota, pawai Ogoh-ogoh memenuhi malam dengan iringan gamelan, obor, dan sorak-sorai untuk mengusir roh-roh jahat sebelum hari keheningan dimulai.

Ogoh-ogoh adalah patung raksasa setinggi 5 hingga 8 meter yang dibuat dari bambu, gabus, dan kertas oleh sekaa teruna (kelompok pemuda banjar) selama berminggu-minggu menjelang Nyepi. Sosok-sosok ini melambangkan Bhuta Kala — kekuatan negatif dan sifat buruk manusia yang harus diusir sebelum tahun baru Saka dimulai. Setiap banjar biasanya membuat satu Ogoh-ogoh, dan persaingan tidak resmi antar banjar untuk membuat yang paling megah menjadi tradisi tersendiri.

Pawai biasanya dimulai sekitar pukul 18.00 dan berlangsung hingga larut malam. Jalan-jalan ditutup untuk kendaraan mulai pukul 16.00. Lokasi terbaik untuk menyaksikan pawai adalah di Kuta, Seminyak, Sanur, Ubud, dan Denpasar — masing-masing kawasan memiliki karakter dan skala pawai yang berbeda. Setelah pawai selesai, sebagian Ogoh-ogoh dibakar secara ritual sebagai simbol penyucian pulau dari energi negatif sebelum Nyepi.

Ngurupuk 2027 jatuh pada Minggu, 7 Maret 2027 — malam sebelum Hari Raya Nyepi 2027 (Senin, 8 Maret 2027, Tahun Saka 1949). Wisatawan dipersilakan menyaksikan pawai. Tidak diperlukan tiket — cukup temukan posisi di pinggir jalan sebelum pukul 17.30 di lokasi pilihan Anda. Bawa air minum dan bersiaplah untuk berdiri. Suasana sangat meriah dan ramah bagi pengunjung.

Catatan: Tanggal Ngurupuk 2028 dan seterusnya mengikuti kalender Saka Bali. Nyepi 2028 diperkirakan jatuh pada 26 Maret 2028, sehingga Ngurupuk 2028 adalah 25 Maret 2028.

  • 00

    days

  • 00

    hours

  • 00

    minutes

  • 00

    seconds

Date

Mar 07 2027

Time

8:00 am – 6:00 pm

Location

Island-wide, Bali
Share:
Best of Bali